17 PESEPAKBOLA TERBAIK DI DUNIA DI ERA TAHUN 2000-AN

  • Paolo Maldini


Paolo Maldini secara luas dianggap sebagai bek terbaik sepanjang masa. Ia memiliki kemampuan yang diatas rata-rata dan dapat membaca pola permainan sehingga memungkinkan dirinya untuk bersaing di tingkat tertinggi hingga berusia 41 tahun. Maldini menghabiskan seluruh karirnya di klub AC Milan dan dianggap sebagai legenda klub. Ia telah bermain sebanyak 902 laga untuk AC Milan. Ia pun menyumbangkan total 26 piala bagi Milan, termasuk 7 gelar Serie A dan 5 Liga Champions. Maldini telah melakoni 126 caps untuk timnas Italia.

  • Pavel Nedved


Ia dianggap sebagai pemain terbaik Republik Ceko yang pernah ada, Pavel Nedved pernah memenangkan Ballon d’Or pada tahun 2003 dan berhasil mengalahkan kandidat terkuat saat itu seperti Thierry Henry dan Paolo Maldini. Ia memulai debut pertamanya bersama Sparta Praha dan Lazio sebelum abad ke-21, dan masa keemasannya datang di era tahun 2000-an kala membela Juventus selama 8 tahun. Nedved telah memenangkan 4 gelar Liga Serie A dan membuatnya menjadi UEFA Team of the Year selama 3 musim berturut-turut.

  • Roberto Carlos


Roberto Carlos meraih masa keemasannya di awal abad ke-21. Carlos pindah ke Eropa pada tahun 1995 dan memulai debutnya bersama Inter Milan, setelah menghabiskan 1 musim di Serie A, ia pun bergabung dengan Real Madrid. Bersama Madrid, Carlos memenangkan 4 gelar La Liga dan 3 Liga Champions. Bek berkepala plontos ini terkenal sebagai bek yang memiliki tendangan keras, walaupun bertubuh pendek, ia adalah bek yang tak kenal lelah. Carlos bersama timnas Brazil memenangkan Piala Dunia 2002, saat itu ia menjadi runner-up untuk penghargaan Ballon d’Or.

  • Clarence Seedorf


Satu-satunya pesepakbola dalam sejarah yang telah memenangkan gelar Liga Champions dengan 3 klub berbeda. Clarence Seedorf memiliki karir yang luar biasa, ia memenangkan trofi yang paling didambakan di klub Serie A sebanyak 4 kali. Pesepakbola asal Belanda ini pernah membela klub seperti Ajax, Sampdoria, Real Madrid, Inter Milan, AC Milan dan Botafogo. Secara keseluruhan, Seedorf telah memenangi 21 trofi dan dinobatkan sebagai gelandang terbaik di Eropa tahun 2007. Dengan teknik yang luar biasa, visi dan kemampuan menembak bola dari jarak jauh, Seedorf adalah pesepakbola dari Belanda yang paling menghiasi sejarah sepakbola dunia.

  • Ryan Giggs


Pesepakbola yang paling menghiasi dalam sejarah sepakbola dunia dan Manchester United. Giggs adalah gelandang berbakat yang kerap mencetak gol sehingga karirnya didalam sepakbola modern Liga Premier begitu mengesankan. Giggs memenangi 14 gelar Liga Premier, 2 Liga Champions dan 19 trofi lainnya. Namanya pernah masuk sebagai PFA Team of the Year sebanyak 6 kali dan PFA Team of the Century sekali serta memegang rekor assist terbanyak dalam sejarah Liga Premier.

  • Cafu


Cafu begitu terkenal karena memiliki stamina yang luar biasa, kecepatan dan teknik yang mengagumkan. Cafu menghabiskan tahun-tahun terbaiknya di Eropa dengan klub Roma dan AC Milan dan membuat 142 caps. Cafu berhasil memenangkan 21 trofi di tingkat klub dan 7 kali dengan timnas Brazil. Prestasi terbesarnya adalah memenangkan gelar Serie A 2 kali, Liga Champions dan Piala Dunia 2 kali.

  • Patrick Vieira


Patrick Vieira adalah gelandang bertahan terbaik dalam sejarah sepakbola modern. Karirnya sangat sukses baik di klub maupun tingkat internasional, Vieira adalah sosok pemimpin dengan kekuatan dan kemampuan serta teknik dan visi yang akurat. Masa keemasannya datang kala dirinya berseragam Arsenal, dimana ia memimpin timnya meraih 3 gelar Liga Premier dan 4 Piala FA, termasuk musim ‘The Invincible’nya. Secara keseluruhan dirinya sudah menyumbangkan 18 trofi bagi The Gunners serta membantu timnas Perancis meraih Piala Dunia 1998 dan Kejuaraan Eropa tahun 2000.

  • Gianluigi Buffon


Buffon kerap bersaing dengan kiper-kiper terbaik lainnya seperti Iker Casillas, Petr Cech dam Edwin van der Sar, namun kenyataannya tidak ada yang bisa menggantikan sosok ‘penjaga’ abad ke-21 selain dirinya. Buffon dianggap sebagai salah satu kiper terbaik di dunia. Buffon menjadi kiper termahal sepanjang masa kala dirinya bergabung dengan Juventus pada tahun 2001 dan setia membela selama 14 tahun. Buffon telah memenangkan 16 gelar di tingkat klub dan 3 di tingkat internasional. Dia pernah dinobatkan sebagai Serie A Best Goalkeeper selama 9 musim dan IFFHS World’s Best Goalkeeper sebanyak 4 kali serta melakoni 152 caps untuk Italia. Sungguh dia merupakan pemain yang mempunyai prestasi besar dalam sejarah Azzurri.

  • Fabio Cannavaro


Fabio Cannavaro selalu dianggap sebagai salah satu bek terbaik Italia berkelas dunia dan Piala Dunia 2006 menjadi bukti kehebatan seorang Cannavaro. Sebagai seorang bek, ia dapat membaca pola permainan serta memiliki kecerdasan diatas rata-rata. Selama 18 tahun membela Italia, masa keemasannya datang pada tahun 2006 dimana dirinya menjadi pemenang Ballon d’Or. Namanya pernah masuk didalam Serie A defender of the Year, Serie A Player of the Year, Italian Footballer of the Year, UEFA Team of the Year, World Soccer Player of the Year, World Cup Team of the Tournament, dan FIFA World Player of the Year.

  • Paul Scholes


Scholes adalah gelandang yang mempunyai visi akurat, tendangan keras, dapat membaca permainan dan memiliki kecerdasan yang hampir tak tertandingi. Xavi pernah mengatakan jikalau Scholes adalah salah satu gelandang terbaik di dunia selama 15 tahun terakhir. Tidak hanya Xavi, pelatih Pep Guardiola dan Zidane pun juga menyatakan kekagumannya kepada Scholes. Selama karirnya, Scholes hanya membela 1 klub yaitu Manchester United. Ia telah membukukan 155 gol, memenangkan 11 gelar Liga Premier, 3 Piala FA, 2 Liga Champions dan 9 trofi lainnya. Bersama Inggris, dirinya berhasil melakoni 66 caps.

  • Raul


Rekor top-scorer Raul di Real Madrid sudah dilewati oleh Cristiano Ronaldo namun Raul masih memegang rekor untuk penampilan paling banyak untuk Real Madrid. Dia berhasil mencetak 387 gol dalam 930 laga untuk Los Blancos, memenangkan 6 gelar La Liga, 3 Liga Champions dan 13 trofi lainnya. Di La Liga, ia pernah menjadi top-scorer sebanyak 4 kali dan runner-up Ballon d’Or pada tahun 2001. Di timnas Spanyol, Raul juga melakoni 102 caps dan telah membukukan 44 gol.

  • Luis Figo


Luis Figo sudah menjadi ikon terkenal pada tahun 2000 dimana saat itu ia membuat kontroversi dengan memutuskan kepindahannya dari Barcelona ke Real Madrid. Figo secara luas dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik dan memenangkan Ballon d’Or pada tahun 2000. Ia adalah pemenang Portuguese Player of the Year sebanyak 6 kali dan namanya masuk kedalam FIFA World Player of the Year tahun 2001. Dia memenangkan total 22 piala di tingkat klub, termasuk La Liga, Serie A dan Liga Champions.

  • Thierry Henry


Secara luas dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di Liga Premier dan merupakan kekuatan klub Arsenal. Henry dan rekan setimnya, Dennis Bergkamp adalah duo lini depan yang mematikan. Henry dikenal dengan kecepatan larinya, finishing yang akurat serta tembakan yang dapat mengancam kiper lawan. Henry mencetak total 360 gol dalam 792 laga, termasuk 226 gol di 369 laga untuk Arsenal. Ia menyumbangkan 19 piala bagi klub, 1 gelar Liga 1, 2 gelar Liga Premier, 2 gelar La Liga dan 1 Liga Champions. Di tingkat internasional Henry juga terbilang sukses, ia memenangkan Euro 2000 dan Piala Dunia 1998. Dia mencetak 51 gol dalam 123 laga bersama Perancis dan membuatnya menjadi top-scorer terbanyak di negara Perancis. Namanya pernah masuk dalam PFA Team of the Year sebanyak 6 kali, FWA Footballer of the Year sebanyak 3 kali, Premier League Golden Boot sebanyak 4 kali dan UEFA Team of the Year sebanyak 4 kali.

  • Andrea Pirlo


Pirlo adalah seorang playmaker terbesar dalam sejarah sepakbola Italia dan dunia. Selama 2 dekade terakhir, ia mampu mendominasi pertandingan dengan visi dan misinya yang akurat, tak hanya itu Pirlo juga mampu membaca permainan. Sepanjang karir Pirlo dihabiskan dengan berseragam AC Milan dan Juventus dan memenangkan 6 gelar Serie A dan 2 kali Liga Champions. Pirlo dinominasikan dalam penghargaan Ballon d’Or sebanyak 3 kali dan masuk menjadi Serie A Player of the Year selama 3 musim berturut-turut. Pirlo juga telah melakoni 116 caps untuk Italia dan menjadi ‘man of the match’ di final Piala Dunia 2006 saat Italia berhasil keluar sebagai jawara.

  • Zinedine Zidane


Sebagai seorang gelandang, Zidane mempunyai kemampuan yang lengkap mulai dari teknik, visi, passing, dan menembak. Saat bola berada didalam penguasaan kakinya, semuanya tampak begitu mudah; ia mampu melewati 5 orang sekaligus dan melesakkan tembakan voli seperti yang terjadi dalam final Liga Champions. Ia pernah membela klub seperti Cannes, Bordeaux, Juventus dan Real Madrid serta melakoni 108 caps untuk Perancis. Ia memenangkan 15 piala untuk klub dan negara, seperti Piala Dunia, Piala Eropa, Serie A, La Liga dan Liga Champions. Pada tahun 2004, ia dinobatkan sebagai pesepakbola Eropa terbaik dan memenangkan FIFA World Player of the Year sebanyak 3 kali dan Ballon d’Or sekali.

  • Ronaldinho


Ronaldiho memulai karirnya di Gremio lalu bergabung ke PSG pada tahun 2001 dan pindah ke Barcelona pada tahun 2003. Saat berseragam Barcelona, Ronaldinho menjelma menjadi pemain terbaik di dunia pada saat itu. Ia memenangkan 13 trofi di tingkat klub, terutama La Liga, Serie A dan Liga Champions. Saat 4 musim di Barcelona, Ronaldinho adalah sosok yang tak tergantikan dan para penonton suka akan aksinya mengolah si kulit bundar. Ronaldiho telah melakoni 97 caps untuk Brazil, memenangkan Piala Dunia 2002. Secara individual, ia memenangkan Ballon d’Or tahun 2005, FIFA World Player of the Year tahun 2004 dan 2005 dan namanya masuk ke dalam FIFPro World XI sebanyak 3 kali.

  • Ronaldo


Ronaldo adalah striker murni terbaik sepanjang masa. Namanya kerap dibanding-bandingkan dengan legenda sepakbola lain seperti Pele, Maradona dan Messi namun secara teknik, Ronaldo memiliki kemampuan diatas mereka. Walaupun prestasinya terbilang mengagumkan selama karirnya, ia kerap dibekap cedera serius beberapa kali. Ia pernah membela 3 klub besar seperti Barcelona, Inter Milan dan Real Madrid; memenangkan 18 piala untuk klub dan negara, terutama Piala UEFA, La Liga dan Piala Dunia sebanyak 2 kali. Di Piala Dunia 1994, ia tidak berhasil menjadi bintang namun Piala Dunia 2002, ia adalah bintang dengan menjadi top-scorer terbanyak di ajang Piala Dunia. Ronaldo pernah dinobatkan sebagai FIFA World Player of the Year sebanyak 3 kali dan memenangkan Ballon d’Or sebanyak 2 kali serta penghargaan invidu lain yang tak terhitung jumlahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *